Rabu, 05 Desember 2012

DON'T JUDGE PEOPLE

Jangan Sembarang Menjudge Seseorang
Sebagai seorang teman, saudara maupun pasangan yang baik, tentu kita ingin bisa menjadi pendengar yang baik pula. Namun kadang kita merasa menjadi pendengar saja tidak cukup. Kita ingin mengarahkan seseorang pada kebaikan menurut kacamata kita, akhirnya kita menjudge bahwa seseorang itu salah. Agaknya hal itu bisa mengurangi kemampuan seseorang untuk memutuskan apa yang terbaik bagi dirinya, karena orang tersebut jadi melakukan sesuatu demi bisa mendapat cap baik dari kita (sekalipun dia jadi tidak bahagia). Well pasti stres banget kan hidup dalam kondisi seperti itu?
Nah, kali ini saya akan memberitahukan kepada Anda, mengapa kita tidak sebaiknya cepat menilai atau menjudge seseorang. Sebelum Anda keburu menjudge seseorang, sebaiknya perhatikan beberapa hal di bawah ini.
1. Apakah Kita Mengetahui Seluruh Faktanya?        




















Apapun yang membuat kita bisa menyimpulkan sesuatu dari apa yang kita lihat dan dengar, mungkin saja apa yang Anda ketahui itu masih dalam kondisi yang mentah atau tidak lengkap. Mungkin kita hanya mengetahui cerita dari satu atau dua orang. Namun sebelum kita tahu dengan jelas cerita yang sesungguhnya, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Simpan kesimpulan sementara di benak Anda sendiri.
2. Tidak Ada Sosok Yang Sempurna


Saat seseorang melakukan sesuatu yang benar-benar buruk, ketahuilah bahwa orang tersebut memiliki alasannya sendiri. Misalnya dalam sebuah perceraian ataupun perselingkuhan, kadang kita berada dalam posisi yang bingung apakah harus menilai orang itu salah atau tidak. Yang jelas, kita hanya bisa melihat dia sebagai sosok yang tak sempurna dan kita pun sama tidak sempurnanya dengan mereka.
3. Posisikan Diri





















Bayangkan biila kita berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dan orang menjudge kita tanpa tahu alasan kita yang sebenarnya. Pasti tidak menyenangkan bukan? Kita juga tidak mungkin melakukan penjelasan secara personal kepada mereka satu per satu. Yang ada malah bikin capek dan menimbulkan pertanyaan baru. Jadi jangan buru-buru menjudge seseorang.
4. Apa yang Anda Lihat Tidak Selamanya Benar
Kembali ke poin 1, bahwa sebenarnya kita tidak tahu fakta di balik sebuah kejadian. Jadi apa yang Anda lihat belum tentu merupakan hal yang sebenarnya. Bisa saja itu hanya merupakan sebuah pencitraan. Misalnya dalam sebuah situasi perselingkuhan. Belum tentu si penyelingkuh salah dan belum tentu yang diselingkuhi adalah pihak yang benar. Tengsin dong ya kalau nggak tahu apa-apa dan sembarangan judge orang, eh ternyata salah sasaran. 
5. Kita Semua Berbeda 


























Kita tidak bisa menjudge sesuatu hanya karena pendapat pribadi, karenadasarnya kita berbeda dan hanya kita yang tahu apa yang terbaik bagi kehidupan kita masing-masing. Misalnya dalam karir. Bukan karena menjadi pegawai negeri lebih terjamin lalu semua orang sebaiknya menjadi pegawai negeri. Ada peran-peran tertentu yang harus kita jalankan di dunia ini dan selama pekerjaan itu halal serta merupakan passion kita, tidak ada salahnya untuk terus ditekuni.
6. Karena Kita Tidak Suka

Bukan karena kita tidak suka, berarti suatu hal itu salah. Misalnya kita tidak suka bila sahabat perempuan kita menikah dengan pria yang tidak bekerja. Bukan berarti itu salah sih, Ladies. Kita nggak pernah tahu bagaimana masa depan seseorang, bukan? Stay objective dan berpikiran bahwa mereka sudah tahu resikonya dan siap bertanggung jawab bila mereka sudah memutuskan sesuatu.
7. Kembalikan Pada Diri Anda 
 
Coba pikir bila Anda menjadi mereka? Coba pikirkan siapa diri Anda dalam kehidupan mereka? Coba juga pikirkan apakah Anda akan bertanggung jawab sepenuhnya bila ternyata saran yang Anda berikan bagi mereka malah membuat mereka menyesal? Inilah alasan mengapa kita tidak boleh sembarangan men-judge dan membiarkan seseorang memutuskan apa yang terbaik bagi mereka.
Setiap orang pada dasarnya adalah unik. jadi jangan tersinggung atau pun risih bila seseorang berpikiran berbeda dengan kita. Mari menjadikan perbedaan ini sarana untuk saling belajar mengenai kehidupan (。◕‿◕。)

Jumat, 30 November 2012

(づ。◕‿‿◕。)づ MY CITY


Bukittinggi
Kota bukittinggi saat ini mempunyai luas  +  25.239 km­­­­­­­­­ 2 terletak ditengah-tengah Propinsi Sumatera Barat dengan ketinggian antara 909 M – 941 M diatas permukaan laut. Suhu udara berkisar 17, 1o­­­­­­­­­­ C sampai 24,9o C, merupakan iklim udara yang sejuk. Posisinya yang strategis merupakan segitiga perlintasan menuju ke utara , timur dan selatan Sumatera.
Topografi kota yang berbukit dan berlembah dengan panorama alam yang elek serta dikelilingi oleh tiga gunung, Merapi, Singgalang dan Sago seakan menjadi tonggak penyangga untuk memperkokoh Bukittinggi. Inilah yang menyebabkan Bukittinggi disebut juga sebagai “ Kota Tri Arga”.
Disamping itu, Bukittinggi juga dilengkapi dengan peninggalan sejarah yang dapat diketgorikan sebagai keajaiban seperti, Lobang Jepang, benteng Fort De Kock, jam Gadang dll. Hal ini membuktikan Bukittinggi sebagai kota tua yang sarat dengan sejarah, salah satunya yang selalu melekat dengan sejarah bangsa yaitu : Bukittinggi menjadi Ibu Kota Republik pada masa PDRI Desember 1949 – Juli 1950.
Karunia alam yang ditopang dengan karunia sejarah ini, menyebabkan Bukittinggi menjadi tujuan wisata yang menarik untuk dinikmati. Sinergi dengan potensi unggulan derah lainnya. Bukittinggi juga dikembangkan menjadi wisata Perdagangan dan jasa , wisata kesehatan, wisata konfrensi dan peristirahatan serta jasa lain-lain. Ini dapat dibuktikan dengan kontribusi sector pariwisata untuk menompang PAD Bukittinggi yaitu : antara 30-40 %.
Untuk mendukung sektor pariwisata ini disamping objek alam yang ada dalam kota Bukittinggi, juga menyediakan paket-paket wisata daerah-derah sekitarnya. Dalam hal ini Bukittinggi akan berperan sebagai “ Home Base “ kunjungan wisata daerah-daerah lain. Saat ini Bukittinggi terdapat sebanyak 43 buah hotel baik berbintang maupun melati ditambah 11 mes/wisma/pondok wisata. Tidak salah kiranya Bukittinggi ditetapkan sebagai kota Wisata dan sekaligus Kota Tujuan Wisata Propinsi Sumatera Barat  pada tanggal 11 Maret 1984 Bukittinggi dicanangkan sebagai Kota Wisata dan Daerah Tujuan Wisata Utama di Sumatera Barat. Dan pada bulan Oktober 1987 ditetapkan sebagai daerah Pengembangan Pariwisata Propinsi sumatera Barat dengan Perda Nomor : 25 tahun 1987. 
Untuk menunjang kepariwisataan, di kota ini sudah tersedia sarana Akomudasi yang memadai, seperti Hotel Berbintang dengan kapasitas 660 kamar dan 1.083 tempat tidur serta  Non Berbintang dengan kapasitas 630 kamar dan 1.261 tempat tidur, puluhan Rumah Makan dan Restoran, be berapa travel Biro, serta serta dilengkapi dengan pasar wisata dan souvenir shop. Pemerintah Kota Bukittinggi senangtiasa megutamakan citra sapta pesona (Aman, Tertip, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah dan Kenangan), yang sejak tahun 2000 dirajut dalam ivent Pesta Seni Budaya Pameran Dagang dan Idustri (PEDATI) Bukittinggi.

Potensi Wisata Kota Bukittinggi
1. Wisata Pemandangan
    a. Ngarai Sianok   
 
    b. Panorama
 
    c. Jenjang 1.000
 
    d. Pemandangan Balai Kota Bukittinggi
 

2. Wisata Sejarah
    a. Jam Gadang
 
    b. Benteng Ford de Cock
 
    c. Istana Bung Hatta
 
    d. Kebun Binatang / Taman Kinantan
 
    e. Lobang Jepang
 
    f. Rumah Kelahiran Bung Hatta
 
3. Wisata Budaya
    a.  Musium Budaya / rumah Bagonjong
 
4. Wisata Kuliner / Belanja
    a. Los Lambuang
 
5. Wisata Konfrensi
    a. Balai Sidang Hatta
    b. Audutorium Pustaka Hatta
 
    c. Istana Bung Hatta